Jumat, 10 Desember 2010

Pernikahan Kurangi Sifat Antisosial pada Pria


Ilustrasi: Semakin baik kualitas pernikahan, maka sifat antisosial pria juga semakin berkurang.

MISTERI mengapa pria yang sudah menikah agaknya berperilaku lebih baik akhirnya telah terungkap berkat kerja dari para ilmuwan Michigan State University.


S. Alexandra Burt dan para koleganya menemukan bahwa para pria yang tidak terlalu antisosial lebih mungkin menikah. Setelah menikah, pernikahan itu berdampak terhadap sifat antisosial mereka. Sifat antisosial semakin menurun setelah pernikahan.

“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa berkurangnya tingkat perilaku antisosial pada pria menikah jauh lebih rumit dari yang kami perkirakan sebelumnya,” katanya.

“Secara umum, pernikahan baik bagi pria, setidaknya dalam mengurangi perilaku antisosial, tapi data itu juga mengindikasikan bahwa yang memasuki gerbang pernikahan tidak acak,” kata Burt.

Studi itu menemukan bahwa pria yang memiliki perilaku antisosial lebih rendah di usia 17 dan 20 lebih mungkin menikah pada usia 29 tahun.

Setelah menikah, tingkat antisosial mereka menurun lebih jauh. Saat membandingkan sepasang kembar identik yang salah satunya menikah sementara yang satu lagi belum, Burt mengatakan bahwa si kembar yang menikah memiliki perilaku antisosial yang lebih rendah dibandingkan dengan kembar yang belum menikah.

Faktor lain yang berpengaruh adalah kualitas pernikahan. Semakin baik kualitas sebuah pernikahan, maka dampaknya terhadap perilaku antisosial juga semakin kuat.

sumber: yudi-setiadi.com

0 komentar:

Poskan Komentar