Tampilkan postingan dengan label profile. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label profile. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 November 2010

10 Penjudi Yang Namanya Tercatat Dalam Sejarah

Di hari ini , lebih banyak orang dan lebih dari semua lapisan masyarakat ,judi adalah sebagai bentuk hiburan dan sebagai cara untuk membuat cepat kaya. Dari selebriti yang bermain Texas hold’em hingga para pengusaha yang bermain di pasar saham, judi lebih populer dalam berbagai bentuk daripada sebelumnya, dan sekarang dapat dilihat 24 jam, 7 hari seminggu di Jaringan Poker, misalnya.

Tapi ini bukan artikel tentang penjudi hari ini, tapi tentang orang yang terkenal, penjudi yang disegani. Penjudi yang telah membuat namanya dalam buku-buku sejarah, penjudi yang dalam waktu dan tempat dalam masyarakat dianggap anggota penting dari komunitas mereka dan terkenal karena lebih dari hanya sebagai pen judi. Di sini adalah sepuluh besar dari mereka:

10. John Montague



John Montague tinggal di Inggris 1718-1792. Dia adalah seorang negarawan Inggris yang memegang peranan penting dan bergengsi baik di militer dan politik. Montague tidak memiliki reputasi terbaik, tetapi dikatakan bahwa sebagian besar sejarah menulis tentang Dia ditulis oleh musuh-musuh politiknya.


Tampaknya Montague, Earl Sandwich 4, akan meminta bawahannya untuk membawanya irisan daging antara dua potong roti selama duduk di meja kartu. Kebiasaan ini menjadi terkenal di antara teman-teman penjudi dan sehingga lahir lah kata ” sandwich ‘.

Montague berpendidikan, lulusan Cambridge, dan mengadakan sejumlah pos penting dalam hidupnya, namun ia adalah penemu dari kata sandwich yang menghasilkan dia berada di daftar ini. baca ” Hunger and Aces Make Culinary History” untuk melihat sejarah lengkap Sandwich.

9. John Aspinall


John Aspinall adalah di Marinir dan dididik di Oxford. Di sanalah Aspinall mulai tumbuh dan tertarik dalam perjudian.

dari hasil judinya Dia membeli Howler, sebuah mansion abad ke 18 dekat Canterbury, dengan kemenangan di tahun 1956. areal 9 hektar itu diisi kebun ,taman dan binatang yang menjadi kebun binatang pertamanya.

Dana dari perjudian sendiri dan bisnis kasino memungkinkan dia untuk membangun sebuah koleksi pribadi yang meliputi badak, antelop bongo, kuda dan macan tutul Kowalski. Di sini ia mengembangkan filsafat memperlakukan hewan dengan hormat. Dia mengumpulkan sebuah tim penjaga setia seperti hati dan bahkan menjual beberapa perhiasan dan harta lainnya membayar untuk memberi makan ternaknya. Meskipun mungkin tidak secara khusus yang dikenang sebagai anggota masyarakat yang disegani di militer atau dalam politik, reputasi Aspinall datang dalam bentuk cinta dan advokasi untuk binatang sehingga ia tercatat dalam sejarah.

8. Michael de Montaigne


Penjudi yang terkenal berikut adalah seorang penulis paling berpengaruh jaman Renaisans Perancis, Michael de Montaigne. Dia hidup antara tahun 1533-1592 dan dianggap lebih dari seorang negarawan daripada seorang penulis selama masa hidupnya.

Dia dianggap sebagai ayah dari apa yang kita sebut Skeptisisme modern sekarang ini. Pengaruhnya jauh-mencapai filsuf dan penulis besar seperti Ralph Waldo Emerson, René Descartes, Blaine Pascal, dan mungkin bahkan William Shakespeare. Montaigne banyak dipengaruhi oleh tulisannya, terutama bukunya, Essais yang berisi, sampai hari ini, beberapa esai yang paling banyak berpengaruh yang pernah ditulis.

7. Jerome Cardan


Ilmuwan Jerome Cardan yang hidup dari 1501-1576 adalah seorang matematikawan Renaisans Italia, dokter, dan penjudi. Dia terkenal karena prestasinya dalam aljabar. Dia adalah seorang penjudi dan juga pemain catur. Dia bahkan menulis sebuah buku tentang permainan kesempatan dalam bukunya, Liber de Ludo aleae (Buku pada Pertandingan Chance). Buku ini berisi pengobatan sistematis pertama probabilitas serta bagian tentang metode kecurangan yang efektif.

Dia menemukan banyak hal lain juga: kunci kombinasi, gimbal, dan poros Cardan, yang digunakan dalam kendaraan untuk hari ini. penelitian lain-Nya membantu untuk mengembangkan mesin cetak pertama berkecepatan tinggi. Dia juga membuat beberapa kontribusi hidrodinamika dan ia menerbitkan dua ensiklopedi ilmu alam.

6. René Descartes


Lain dihormati ilmuwan dan filsuf dari buku-buku sejarah yang menikmati perjudian adalah René Descartes yang tinggal 1596-1650. Awalnya Descartes memutuskan untuk membuat karier dari perjudian setelah sekolah hukum dan militer. Pilihan karir ini tidak berlangsung lama, tapi ia terus berjudi sepanjang hidupnya.

Dia telah dijuluki sebagai “Bapak Filsafat Modern.” Datang Descartes dengan pernyataan terkenal, “Aku berpikir, maka saya ada” Tidak hanya terdepan dalam filsafat., Descartes juga dianggap sebagai “Bapak Sains Modern.”

5. Charles II



Charles II mengembalikan monarki Inggris pada tahun 1660. Dia hidup dalam perjudian dan dikenal sebagai raja “riang” Permainan kesempatan. Menjadi fokus hidup di istana. Perjudian menyebar tidak hanya di Inggris tapi kenegara koloni kemudian ke Amerika Utara (di mana mereka menemukan bahwa orang-orang pribumi memiliki permainan mereka sendiri ). (Untuk informasi lebih lanjut tentang Perjudian di koloni-koloni Amerika Utara, membaca history.org ‘s Gambling: Apple-Pie American and Older than the Mayflower.”)

4. Casanova de Seingalt


Hari ini ketika kita berpikir tentang nama ‘Casanova’ kita cenderung untuk memikirkan seorang perempuan cantikr, namun Casanova adalah orang yang terkemuka dari masyarakat Eropa selama waktunya (tahun 1800). Casanova de Seingalt adalah seorang penjudi avid, serta pengacara, petualang dan penulis. Pada usia 21, Casanova ditetapkan menjadi penjudi profesional tapi segera berubah ke profesi lain kemudian mengklaim bahwa dia tidak memiliki kehati-hatian untuk “berhenti ketika kekayaan itu merugikan, atau melakukan pengendalian yang memadai atas diriku sendiri saat aku telah menang” (atau, seperti Kenny Rogers akan mengatakan, “tahu kapan harus hold’em, tahu kapan harus fold’em”).

Casanova bermain lotere, Faro, basset, Piquet, biribi, primero, quinze, dan main kartu kalangan bangsawan dan pejabat yang tinggi. Dia juga sangat religius, seorang Katolik yang saleh yang percaya dalam doa. Casanova’s sezaman mengira dia adalah orang yang luar biasa-ia adalah salah satu orang paling menonjol di zamannya. Pangeran Charles de Ligne pernah berkata bahwa Casanova adalah orang yang paling menarik yang pernah ditemuinya mengatakan, “tidak ada dalam dunia yang tidak mampu.”

3. Wild Bill Hickok


Legenda Amerika Wild Bill Hickok adalah orang yang dihormati pada masanya sebagai ‘wild’ Hickok memiliki reputasi sebagai orang terhormat., ia adalah seorang pahlawan perang, pramuka dan penegak hukum yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk melindungi yang lain dari kejahatan dan ketidakadilan.

Pada saat yang sama, ia adalah seorang penjudi dan dia adalah seorang fanatik tentang perjudian, terutama poker. Setelah ia tahu bahwa ia ditipu ia mengeluarkan Colt dan pisau dan menantang orang tersebut dengan mengatakan, “take the pot.” Tragisnya., Hickok tewas ketika ia bergabung dengan sebuah permainan poker dan sekelompok konspirator yang merencanakan kematiannya dan ia ditembak.

Konon ia mengembangkan banyak musuh ketika ia bergabung dengan General Jim Lane “Red Legs” yang main hakim sendiri kelompok yang bertujuan untuk menghapuskan perbudakan di selatan. Dia ditembak di bagian belakang kepala dengan revolver kaliber 0,45 dan ketika Hickok terjatuh di kursinya dan kartu nya jatuh ke lantai ditangannya ia memegang kartu sepasang as dan sepasang delapan dan menjadi terkenal dikalangan penjudi dengan ‘Dead Man’s Hand.’

2. Fyodor Dostoyevsky



Salah satu novelis paling berpengaruh dalam sejarah Rusia, Dostoevsky adalah seorang penjudi yang menulis dua novel terkenal, Kejahatan dan Hukuman dan The Gambler. Menurut legenda, Dostoyevsky menulis bagian terakhir dari Kejahatan dan Hukuman dalam hitungan hari dalam rangka untuk mencari uang muka dari penerbitnya untuk melunasi hutang perjudian.

Dia mencintai permainan terutama kesempatan dan menemukan inspirasi besar bagi novel dan cerita-cerita dari efek dan psikologi kecanduan dan risiko yang dia alami dari hidupnya sebagai penjudi.

1. Claude Monet


Claude Monet menggunakan kemenangan untuk keluar dari pekerjaannya sebagai utusan dan memfokuskan diri pada melukis, menjadi pelopor Impresionisme Perancis. Pada tahun 1891 ia memenangkan lotre sekitar $ 13,450 di Perancis dan kemenangan itu adalah sebagai tiket tidak hanya untuk Monet, tetapi untuk dunia. Mungkin kalau Claude Monet tidak membuat taruhan, dunia akan dikurangi beberapa potongan seni terbesar yang pernah ia lukis.

Jumat, 26 November 2010

Wei Xinpeng, Nelayan Pemburu Mayat di Sungai Kuning

Pekerjaan yang dilakukan seorang nelayan di China ini barangkali paling aneh di dunia. Wei Xinpeng, nama pria itu, biasa berburu mayat di Sungai Kuning.

Wei, seperti diungkapkan oleh laman BBC, kerap memulai harinya dengan nongkrong sambil merokok di tepi sungai. Matanya mengamati air Sungai Kuning yang keruh. Dia yakin, sungai itu pasti selalu menyimpan mayat manusia, entah korban kecelakaan, dibunuh, atau pun bunuh diri.

Lelaki 55 tahun itu seperti hapal aliran sungai, dan dia jeli melihat ke mana arus membawa mayat-mayat yang tenggelam di sungai itu. Biasanya, Wei mendayung perahunya ke dekat satu jembatan kecil di hilir. Di sana, biasanya mayat "parkir" sebentar, karena tersangkut di celah besi jembatan.

Dalam tujuh tahun terakhir, mencari mayat kini adalah kegiatan rutin Wei. Dia menjual temuannya itu ke kerabat mayat bersangkutan. “Saya memberi penghargaan kepada si mayat,” ujarnya seperti dilansir dari laman BBC, Senin 22 November 2010.


Wei mengaku telah mengumpulkan sebanyak 500 mayat dari dasar sungai. “Orang-orang ini mati dengan cara mengenaskan,” ujar Wei.

Dia mengumpulkan mayat temuannya itu di satu teluk kecil yang tak tersentuh arus. Mayat-mayat beragam bentuk itu ditumpuk di sana. BBC melaporkan, di teluk kecil itu ada empat mayat yang tubuhnya telah kaku, dengan kepala tertelungkup ke bawah.

Setiap kali berhasil menangguk mayat, Wei mengumumkannya di koran lokal. Dia menyebut ciri fisik mayat itu, sehingga kerabat yang bersangkutan dapat segera mengenalinya. Biasanya, kerabat si mayat akan menelepon Wei, dan meminta diantarkan ke tempat dia menyimpannya.

Wei membawa kerabat si mayat ke teluk kecil itu. Dia memasang sedikit tarif untuk jasa membalikkan tubuh si mayat agar wajahnya dapat terlihat. Jika kerabat mayat ingin membawanya pulang, maka mereka harus membayar uang tebusan sebesar lebih dari US$500, atau sekitar Rp. 4,4 juta.

Wei mengatakan, selama ini dia telah menjual sekitar 40 mayat. Tapi terkadang, keluarga mayat enggan membayar, dan pulang tanpa membawa jenazah yang ditemukan Wei. “Satu kali orang tua mencari anaknya. Mereka melihat sebentar, lalu pergi tanpa berkata apa-apa. Mereka tak membawanya pulang,” ujar Wei.

Jika sudah begini, Wei terpaksa harus menguburkan mayatnya secara pantas. Soalnya, pemerintah akan membiarkan mayat temuannya membusuk tanpa melakukan apapun.

Wei mengatakan apa yang dia lakukan bukan semata-mata karena uang, tapi karena alasan lebih pribadi.

Dia pun berkisah. Pekerjaan ini, kata Wei, bermula dari usahanya untuk mencari anaknya sendiri, yang tenggelam di Sungai Kuning.

“Anak saya tenggelam di sungai ini dan saya tidak dapat menemukan mayatnya. Sangat menyakitkan. Itu sebabnya saya melakukan pekerjaan ini,” ujar Wei.

Putra Wei sampai sekarang belum ditemukan

source: http://wawanwae.blogspot.com/2010/11/wei-xinpeng-nelayan-china-pemburu-mayat.html

Penemu-penemu asal Indonesia Yang Patut Kita Ingat Dan Banggakan

Banyak sekali produk atau konsep yang umum kita saksikan, gunakan, dan konsumsi sehari- hari tanpa kita sadari siapa dibalik produk atau temuan tersebut, bahkan kita menyangka orang lain yang menemukannya, dan tidak menyadari ternyata orang kita sendiri yang menemukannya.

Tjandramukti




Peneliti pertanian tropis dan salah satu pelopor mixed farming yang mengabdikan hampir seluruh hidupnya di desa ini, sekitar tahun 2000 berhasil menemukan varietas kedelai baru yang memiliki produktifitas yang tinggi, mencapai 3,4 ton per hektar (salah satu yang tertinggi di daerah tropis secara internasional), dibandingkan rata- rata nasional yang hanya 1,3 ton per hektar.


Kedelai ini memiliki ukuran besar, protein yang tinggi (43,9 %), umur yang pendek (72 hari), dan memiliki kemampuan adaptasi yang baik di daerah tropis bila ditanam dengan best practice yang beliau kembangkan. Hasil pemurnian bertahun- tahun dalam keadaan yang terkontrol, pada akhirnya menghasilkan dua varietas kedelai unggul, yang pertama telah diserahkan kepada pemerintah daerah dan di daftarkan menjadi benih kedelai unggul nasional dengan nama Kedelai Grobogan, sedang varietas yang lain belum didaftarkan.

Selain kedelai, beliau juga menemukan konsep sumur resapan komunal untuk memanen air hujan di lahan persawahan serta metode optimalisasi tanaman subtropis di daerah tropis seperti ketela pohon, jagung, dan kedelai. (wah hebat )


Mujair


Mujair adalah nama seorang bapak yang pada tahun 1939 menemukan ikan yang pada akhirnya dinamai dengan nama yang sama di muara sungai Serang, Blitar. Beliau berhasil mengembangbiakkan ikan yang bukan asli perairan Indonesia dan menjadi populer hingga sekarang. (baru tau ternyata mujair ntu nama orang., ) pak mujair itu mengembangbiakkan ikan yang aslinya ikan laut menjadi ikan air tawar gan....



Prof. Poorwo Soedarmo



Anda pasti hapal apa itu Empat Sehat Lima Sempurna, suatu slogan yang sangat mudah diingat dan tidak dapat dipungkiri berhasil dalam menyehatkan masyarakat Indonesia. Slogan atau lebih tepatnya konsep ini dicetuskan oleh seorang tokoh gizi Indonesia kelahiran Malang pada tahun 1904 bernama Poorwo Soedarmo. (nie juga di SD udah terkenal slogannya tapi penemunya kok ane baru tau


Tjokorda Raka Sukawati


Beliau adalah penemu metode Sosrobahu, sistem pembuatan penyangga jalan layang secara sejajar dengan jalan yang akan dibuat, dan dapat diputar dengan mudah bila akan digunakan. Sistem ini menghemat tempat, sehingga tidak memacetkan lalu lintas di bawahnya bila sebuah jalan layang dibuat di atas jalan lain. (WOW )



Prof. Ir. R.M. Sedyatmo




Lulusan ITB angkatan 1934 ini berhasil menemukan pondasi cakar ayam pada tahun 1962. Sistem pondasi ini memungkinkan pembangunan di atas lahan yang labil, seperti landasan pacu pelabuhan udara Soekarno Hatta, Jakarta, dan banyak bangunan lain di seluruh dunia. (dari Indonesia nih )


Mukibat


Pak Mukibat adalah petani sederhana dari Kediri ini pada tahun 1950 menemukan sistem penanaman singkong yang revolusioner. Beliau menempelkan batang ketela pohon karet yang daunnya rimbun di atas ketela pohon biasa (grafting). Setelah di tanam hasilnya sangat luar biasa. Dengan sistem pemanenan berulang, sebuah ketela pohon dapat memproduksi hingga 5 kali lipat dari yang biasanya. Untuk menghormati sistem tempel pada ketela pohon saat ini secara internasional dinamai sistem Mukibat, meskipun saat ini banyak orang mengaku- aku sebagai sistem mereka dengan sedikit modifikasi dari aslinya.

source:http://selebritis-terkini.blogspot.com/2010/11/fakta-penemu-indonesia-yang-terlupakan.html

Mark Boyle Manusia Yang Bisa Hidup Tanpa Uang


Setiap manusia yang hidup hampir tidak mungkin dipisahkan oleh uang. Hampir semua hal di dunia berhubungan dengan uang. Hal ini tidak berlaku bagi Mark Boyle. Sejak November 2008, pria 31 tahun ini hidup tanpa uang sepeser pun.

Boyle saat ini tinggal di salam sebuah mobil caravan yang ia dapatkan secara gratis dari Freecyle (uk.freecycle.org). Caravan ini ia parkir di dekat sebuah pertaniah organik di Bristol, Inggris. Di pertanian tersebut, Boyle menjadi sukarelawan selama tiga hari dalam seminggu.


Selama ini dia menanam sendiri berbagai bahan makanan, kemudian memasaknya dengan kompor kayu bakar. Bagaimana dengan listrik? dia menggunakan energi solar (alatnya dia beli 360 pound sebelum dia hidup tanpa uang). Dia punya telepon genggam hanya untuk telepon genggam masuk dan punya laptop yang menggunakan energi solar.


Sebelum memutuskan hidup seperti ini, Boyle telah menjadi vegetarian selama enam tahun. Pada 2007 Boyle mulai dengan Freeeconomy, sebuah jaringan online yang mendorong orang-orang untuk membagi keahlian masing-masing. Saat ini jaringan online tersebut memiliki 17 ribu anggota.
Pengalaman hidup Boyle selama setahun tanpa uang ini dibukukan olehnya. Bukunya berjudul The Moneyless Man: A Year of Freeeconomic Living. Buku ini dijual dengan harga 10,99 Poundsterling yang baru keluar baru-baru ini.

Dalam bukunya, Boyle menuliskan, inspirasinya menjadi ‘moneyless man’, awalnya adalah pub, saat dia nongkrong dengan temannya. Mereka ngobrol ngalor ngidul soal masalah yang ada di dunia ini, dari lingkungan yang rusak, perang, percobaan hewan, sampai pada suatu kesimpulan bahwa semua ini rusak karena uang.

Boyle akhirnya mencoba untuk hidup tanpa uang, Dia menjual rumah kapalnya di Bristol, dia juga berhenti dari tempatnya bekerja, sebuah perusahaan makanan organik. Kemudian dia membuat daftar, hal apa saja yang bisa dapatkan tanpa harus membeli dan mencoba menggantikan beberapa benda, misalnya, untuk pasta gigi saya memakai campuran tulang sotong dengan biji adas liar. Nah, untuk benda yang tidak tergantikan, Boyle benar-benar meninggalkan, seperti Ipod. “Saat ini kicauan burung adalah Ipod saya,” ujarnya.

Hidup tanpa uang ini sebenarnya dia jalani hanya untuk setahun, tapi ternyata dia sangat menikmati. “Saya sangat bahagia,” ujar Boyle. Orang tua Boyle sempat heran dengan eksperimen ini. Tapi setelah dijelaskan mereka mengerti dan mendukung. Bahkan mereka ingin mencoba hidup seperti Boyle.


Boyle sempat frustasi dalam hal menjalankan pertemanan tanpa uang, karena tradisi di sana biasanya saling traktir di antara teman. Tapi masalah ini terpecahkan, dia mengundang teman-temannya datang ke caravan.

Saat ini Boyle hidup membujang, tapi gara-gara buku dan blognya, banyak perempuan yang mendekatinya. Boyle tidak menutup kemungkinan untuk berkencan dan berpacaran. “Saya sangat beruntung bila nantinya dapat pacar yang tidak peduli dengan uang, bahkan hidup tanpa uang,” ujarnya.